Kunci Public Relations masa depan adalah Partisipasi, bukan Pitching

Setelah lama tidak terjun dalam kapasitas sebagai Professor PR and Journalism, WW menerima undangan Lembaga Manajemen PPM untuk mengisi sesi kursus “Menjadi PR andal dengan mempertajam kompetensi”. Lima puluh orang praktisi PR dari BTN, Astra Mitra Ventura, Indosat, Suara Merdeka, Aneka Tambang dan lainnya mengikuti presentasi Indira Abidin, Sutji Lantyka, Farhan dan Wimar Witoelar.

 

Dengan meninggalkan kostum dan lawakan yang biasa menjadi cirinya WW tampil serius dengan materi ‘Leveraging PR Competence’. Tapi sesekali terdengar juga tawa dari deretan peserta menanggapi humor yang tetap masuk dalam contoh-contoh kasus PR yang memang lucu.

 

Secara garis besar, dalam materinya WW menggambarkan area kompetensi PR yaitu ‘positioning, personality, proposition’ sesuai buku Tom Brannan ‘Integrated Marketing Communication’. Dalam hal ‘positioning’, PR dituntut untuk menetapkan posisi klien. Hal ini membutuhkan kemampuan strategic analysis yang baik. Sementara itu, kompetensi di bidang personality diperlukan untuk mendefinisikan image dari klien yang akan dibawakan kepada publik. Terakhir adalah proposition dalam bentuk langkah konkrit Integrated Communication membangun image di tengah masyarakat. Tiga hal dasar yang harus dipikirkan adalah penetapan ‘key messages’ yang mudah diingat oleh masyarakat, penetapan ‘target market’ dan yang terakhir adalah menentukan media yang akan digunakan. Tapi perspektif baru yang diperkenalkan WW disini adalah bahwa PR masa depan akan tergantung kepada keterampilan memanfaatkan Web 2.0. Model komunikasi horizontal seperti terlihat pada facebook, friendster, flickr, blog dan pemanfaatannya dalam citizen journalism akan menjadi media paling efektif dalam menyampaikan pesan-pesan PR. Kalau corporate website, portal berita dan beragam situs informasi membuktikan kegunaan Web 1.0, maka komunikasi lintas pemakai dalam model Web 2.0 akan memberikan leverage kepada kekuatan PR melalui Web 2.0 yang mengintegrasikan komunikasi warga dengan (dalam bahasa Inggris supaya jelas) networking, collective intelligence, long tails.

 

perspektif.net/article/article.php?article_id=695

Google, 01.11.2007 21:24:58

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: